GUNUNGPOKER.COM - Melahirkan di tanggal tertentu, misalnya tepat saat pergantian tahun, kadangkala menjadi dambaan seorang ibu. Tujuan utamanya agar tanggal tersebut identik dengan sang buah hati. Namun, tujuan seorang ibu asal Fujian, China, ini cukup berbeda.
Wanita bernama Yang itu memaksakan diri agar bayinya lahir tepat saat pergantian tahun 2016 untuk menghindari bayar denda. Usut punya usut, pemerintah China ternyata melonggarkan aturan 'satu keluarga satu anak' mulai 1 Januari tahun ini.
"Anak saya diperkirakan lahir akhir Desember, saya mulai mengalami kontraksi sejak siang pada tanggal 27 desember. Namun saya berusaha untuk terus melawan hal tersebut," kata Yang dengan tangis bahagia, seperti dikutip dari laman GUNUNGPOKER.COM , Minggu (3/1).
"Bayi yang dilahirkannya sangat cantik, dia menyelamatkan ayah si bayi dari denda bernominal besar," kata sang nenek.
Dalam keterangan Otoritas Provinsi Fujian, semua pasangan diperbolehkan untuk memiliki anak lebih dari satu setelah tanggal 31 Desember 2015. Proses pengisian formulir bagi anak kedua juga telah dibuat lebih praktis. Cerita seperti Yang banyak terjadi di seantero Negeri Tirai Bambu.
Kendati demikian, tidak semua keluarga seberuntung Yang. Ada cerita dari Wu Mei, ibu lainnya, yang harus merelakan membayar denda lantaran melahirkan anak ke duanya pada malam 31 Desember. Meski berjarak hanya beberapa jam dari pergantian tahun, sayangnya kelahiran anak kedua Wu masih terikat kebijakan lama pemerintah China.



